Kamis, 22 November 2012
Waletbet Promo Bonus 100% Sportsbook dan Casino Online
Senin, 30 Juli 2012
Terlena oleh Facebook
Setelah saya selama ini menggeluti dunia per facebook an (hayyah nggaya banget) saya menemui banyak hal yang menurut saya agak aneh. Salah satu diantaranya adalah banyak sekali orang-orang yang pekerjaannya minta di like statusnya. Ya ini sangat aneh sekali, orang ini dengan enaknya minta kepada saya untuk like pada status yang sudah dia buat. Setelah saya tanyakan fungsinya apa, ternyata hanya agar statusnya bisa munul lagi dan banyak yang nge like. Menurut saya ini bukanlah personal branding yang bagus. Sebenarnya kalau pengen mendapatkan like tinggal buat personal branding yang bagus sehingga teman-temannya memberikan like dengan ikhlas. ha ha :D
Ups ada lagi.... Saya sengaja membuat akun palsu di facebook dengan jenis kelamin perempuan. Wow wow wow.. bukan apa-apa ya, ini hanya strategi saya saja. Nah, apa yang saya temui? Ada yang mengirimi pesan kepada saya dan meminta nomer hape saya.. Beuh.. kok bisa-bisanya orang ini dengan santainya belum mengenal baik kok udah minta nomer hape, jual mahal dong saya. Ada juga yang hanya sekedar menyapa hai, dll. Pokoknya di facebook itu banyak penggunanya yang mungkin hanya ber facebook saja ketika menggunakan internet. Makanya hal ini saya jadikan peluang untuk memperbanyak like pada fanpage saya ha ha
Segitu saja pengalaman selama ini ketika saya terkelabuhi dengan dunia facebook. Oh no, kenapa saya terlalu ekstrim gini ya menilai facebook. Apa facebook itu buruk? Tidak juga, ya seperti blog lah, ada yang baik ada yang buruk. tergantung dari kita mau pilih yang mana.
Minggu, 08 Juli 2012
PIMNAS, ajang paling bergengsi untuk mahasiswa
Maskot Prajurit Wirabraja dalam PIMNAS XXV ini disimbolkan sebagai seseorang yang memegang teguh aspek dan spirit kultural, di saat yang bersamaan juga menumbuhkan etos intelektualisme. Hal ini dimaksudkan agar peserta PIMNAS bisa terlibat secara maksimal dalam agenda bergengsi mahasiswa tingkat nasional ini. Selain maskot Prajurit Wirabraja yang gagah berani ini, logo PIMNAS juga merupakan hal yang tak boleh dilewatkan. Logo PIMNAS ini hanya menyesuaikan saja dari logo yang sudah ada, karena maksud dari logo itu tetap sama setiap tahunnya. Logo PIMNAS memiliki makna sebagai berikut:
- Jumlah kobaran api sebanyak 5 (lima) buah menunjukkan bahwa Negara kita berasaskan Pancasila
- Lidah api mencerminkan semangat, dinamika dan kreativitas generasi muda yang selalu bergelora
- Api yang selalu menyala mencerminkan gejolak generasi muda yang tidak pernah padam dan perlu disalurkan
- Perubahan (gradasi) warna kobaran api mencerminkan bahwa sifat generasi muda yang dinamis
- Perbedaan ukuran lidah api dari bawah ke atas menunjukkan adanya tingkat kematangan generasi untuk menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa di masa depan.
Selain kegiatan utama PIMNAS yang akan diikuti oleh 400 tim PKM yang lolos, panitia juga mengadakan kegiatan pendukung PIMNAS antara lain Bazar elektronik, buku, dan kuliner. Selain itu juga diadakan seminar, lomba fotografi, English debate contest, Arabic Speech contest, dll. Wow... memang kegiatan PIMNAS ini sangat membanggakan bagi semua yang terlibat, saya sendiri nanti berencana juga mengunjungi pameran yang diadakan di lingkungan sportorium UMY. Sepertinya kuliner-kuliner dan barang elektroniknya boleh untuk sekedar cuci mata. he he.. Ups... Kayaknya temen-temen yang masih tinggal di Yogyakarta cuma saya saja yang g ikut jadi panitia, g apa-apalah, semangat utuk teman-teman yang menjadi panitia.
Terakhir, semoga PIMNAS ini tidak hanya menjadi ajang tahunan yang tidak memberikan manfaat karena penelitian yang diadakan hanya berakhir di PIMNAS saja. Yang paling penting adalah semoga 400 tim yang sudah lolos dengan penelitiannya ini memberikan dampak positif dan memberikan manfaat terhadap kemajuan Indonesia. Penelitian-penelitian yang sudah menghabiskan dana ini semoga bisa diaplikasikan tidak hanya hilang setelah mendapatkan piala. Bagi tim PKM yang tidak lolos PIMNAS (termasuk tim saya), yach tidak apa-apa tidak lolos PIMNAS, kita semua sudah berusaha maksimal. semangat
Kamis, 05 Juli 2012
PIMNAS tinggal Menghitung Hari
Banyak dari teman-teman saya juga ikut menjadi panitia pada helatan akbar ini, mereka menjadi panitia perlengkapan, transportasi, konsumsi, dll. Ketika saya bertemu dengan salah satu teman saya yang sedang mempersiapkan ruangan untuk kegiatan ini, dia menjawab dengan sangat antusias dan gembira karena bisa ikut andil dalam kegiatan tingkat nasional ini. Karena ini adalah pengalaman berharga sebagai mahasiswa baru sudah menjadi panitia tingkat nasional. Dia berharap suatu saat nanti bisa menjadi salah satu tim yang lolos ke ajang PIMNAS.
Saya sendiri sebenarnya minat sekali untuk menjadi panitia pada acara ini, tapi sayang sekali ketika pengumuman dari DIKTI ternyata PKM saya tidak lolos, akhirnya saya memutuskan untuk istirahat saja. Selain itu saya juga sudah magang di Biro Penerimaan Mahasiswa Baru UMY, jadi tidak mungkin membagi waktu untuk dua kegiatan. Takutnya nanti malah keteteran dua-duanya. Saya berharap dan berdoa semoga UMY sukses menjadi tuan rumah PIMNAS XXV ini dan keempat perwakilan dari UMY bisa menjadi juara pada ajang PIMNAS agar UMY tidak hanya menjadi tuan rumah tapi juga juara.
Rabu, 04 Juli 2012
TV Online
Senin, 02 Juli 2012
Keutamaan Bulan Ramadhan
- Diwajibkan Puasa, pada bulan Ramadhan ini umat Islam diwajibkan melaksanakan ibadah puasa. Hal ini menjadi keistimewaan sendiri dibanding dengan bulan-bulan yang lain
- Malam seribu bulan, pada bulan Ramadhan ini terdapat salah satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Malam ini dinamakan lailatul qadr. Semoga kita semua bisa mendapatkan malam ini dan melaksanakan ibadah secara maksimal.
- Bulan diturunkannya Al Qur'an
Masih banyak keutamaan yang lain pada bulan Ramadhan ini seperti puasa merupakan ibadah yang spesial karena kita dituntut untuk ikhlas melakukannya. Tidak seperti ibadah yang lain yang jelas orang lain bisa melihat kita, tidak seorangpun bisa mengetahui apakah kita sedang puasa atau tidak. Hal lain adalah misalkan kita memberi buka puasa kepada orang yang sedang puasa maka kita akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahalanya.
Selamat datang bulan penuh ampunan, mari kita semua mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan 1433 H ini dengan penuh suka cita.
Selasa, 19 Juni 2012
4 Tim PKM UMY Lolos PIMNAS XXV
Dari keempat Tim yang lolos tersebut adalah sebagai berikut:
- PKMK : Usaha Laundry Syariah Sebagai Alternatif Laundry Yang Menjamin Kesucian dan Ramah Lingkungan dengan Bahan Alami dengan ketua Ita Usnatin
- PKMKC : Terapi Audiovisual sebagai Memo-Stimulant Demensia Vaskular Paska Stroke dengan ketua Nurliana Achmad
- PKMP : Efektivitas gel propolis Lebah sebagai Hand Sanitizer Terhadap Angka Kuman Pada Telapak Tangan dengan ketua Lilik Eko Pranantyo
- PKMP : Uji Aktivitas Imunostimulator Ekstrak Temu Kunci (Boesenbergia Pandurata (Roxb)) pada Coturnix yang terinduksi Vaksin AI (Avian Influenza) Subtipe H5N2 Melalui Pengukuran Titer Antibodi dengan ketua Miftah Rizkiani
Ke empat tim tersebut akan mewakili UMY ke ajang PIMNAS ke 25 yang diadakan di UMY pada tanggal 9-14 Juli 2012. Selamat kepada keempat tim yang telah lolos dan semoga menjadi juara.
Rabu, 13 Juni 2012
Malu-malu Mau
Saya tidak perlu bercerita bagaimana suasana Kopdar hari itu. Saya benar-benar memaksakan diri untuk tampil percaya diri, padahal aslinya minder banget. Itu dia yang jadi masalah dan akhirnya saya ambil tuh kameranya mas MF Abdullah untuk foto-foto mereka. Sebagai pendengar setia sesekali saja saya ikut ngobrol dan tentu saja karena ternyata saya ini blogger g niat yang ingin terkesan menjadi blogger beneran ha ha. Yang paling memalukan ketika saya nanya alamat gamazoe.wordpress.com punya siapa. Sungguh terlalu.... Sudah ah... silahkan bisa baca saja postingan mereka masing-masing pada link-link yang saya taruh di tulisan ini. hayyah.. ribet... Oh iya, saya kan makan tomyam kepala ikan tuh... beuh asyik banget, sampe kenyaang karena saya juga pesen nasinya padahal yang laen g makan nasi. lumayan murah lho, kan udah lama g makan ikan. he he
Setelah sholat maghrib, karena Dhenok Habibie pengen ngopi akhirnya saya ikutan aja. Ternyata selama 4 tahun di Jogja saya belum tahu dimana letak kopi joss, tahu kan apa itu kopi joss? itu lho kopi yang dicelupin arang. Nanti kalau ada yang ke Jogja tak ajak deh kalau mau. Berangkat menuju Kopi joss Pak Seh di dekat stasiun Tugu Jogja, duduk lesehan berjejer panjang pesan kopi joss. Antrinya lama juga, ternyata habis isya sudah mulai banyak yang nongkrong disana, katanya sih semakin malam semakin rame. Kerennya samar-samar tak lihat itu yang jualan pemuda-pemuda euy, jadi pengen niru tuh bisnisnya kayaknya mantap. Bagaimana rasa kopinya? tanya sama Dhe ya, saya g bisa kalau disuruh menilai rasa makanan atau minuman, bagi saya asalkan lidah g protes ya enak. ha ha :D
Perjalanan menuju asrama menjadi pengalaman berbeda di hari itu, ternyata salah satu manfaat dari ngeblog selama ini saya buktikan. Kopdar yang dulunya hanya bisa saya baca dari postingan sahabat-sahabat blogger, kali ini saya yang melakukan. Sampai di kost an yang punya motor, saya buka hape ada sms "Mas khoerul huda, dompetnya ketinggalan di toilet Malioboro" Jleb banget tuh, untungnya di dompetku ada kupon waktu tes Motor Bajaj Pulsar jadi ada nomer hapeku disana.
Rabu, 06 Juni 2012
Sekolah Masih Mahal
Aksi bunuh diri yang dilakukan oleh siswi MA yang masih satu desa dengan saya ini sungguh merupakan palajaran berharga bagi kita semua. Orang-orang di desa saya yang memang masih banyak yang hidup miskin harus menanggung banyak biaya anaknya yang sekolah, padahal untuk makan sehari-hari saja sudah susah. Bayangkan saja, hidup di desa yang seharusnya punya sawah untuk mata pencaharian atau untuk makan saja bisa kurang. Apalagi bagi mereka yang tidak punya sawah dan terpaksa harus bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya tidak pasti. Ini adalah ujian dan kita memang harus pandai untuk bersabar dalam menghadapi semua ini.
Saya sendiri tidak tahu apakah pihak sekolah tidak memberikan keringanan kepada siswi ini sehingga dia sampai tertekan batinnya dan melakukan aksi bunuh diri. Padahal seharusnya pihak sekolah juga harus memberikan perhatian khusus kepada orang-orang yang memang tidak bisa membayar dengan memberikan keringanan biaya. Di lain pihak, saya berpikir mengapa anak seusia SMA ternyata masih labil seperti ini. Seharusnya siswi ini bisa berpikir jauh dan tidak melakukan aksi nekat hanya gara-gara belum bisa membayar SPP. Memang sangat membingungkan.
Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini.
Selasa, 29 Mei 2012
Test Ride Bajaj Pulsar Berhadiah Nissan Juke
Saya berani melakukan test ride ini karena program ini memang ditujukan untuk semua orang. Jadi tidak terbatas, bisa jadi ini dilakukan oleh PT BAI untuk mendongkrak penjualan motor Bajaj melalui pengenalan kepada calon konsumen. Dan ternyata saya tertarik sekali untuk mengikuti program ini. Memang sih impian saya adalah memiliki motor sport dari Bajaj yang P200NS, tapi ketika saya mencoba menanyakan kepada pihak dealer, mereka memberikan jawaban kemungkinan di akhir tahun ini. Memang tidak jelas sih, kalau kata mekaniknya biasanya sebelum launching sebuah sepeda motor mereka akan mendapatkan pelatihan dulu. Yach, kita tunggu saja launching dari P200NS ini.
Motor yang dijadikan test ride kemaren adalah Pulsar Bajaj 220 yang sudah half fairing tahun 2011. Ketika pertama kali menaiki motor ini jelas saya jinjit karena memang menurut mekaniknya motor ini paling tinggi diantara motor sport yang lain. Test ride kemaren didampingi oleh satu mekanik dari pihak dealer. Melalui jalan Magelang yang lumayan ramai saya tidak berani menggeber motor, tapi yang saya rasakan adalah tarikan dari motor ini enak, remnya pakem. Kemudian setelah saya balik arah, jalan lumayan sepi jadi saya berani menarik gas lumayan lah, kemaren sampai hampir 110 km/jam. Kayaknya bisa lebih dari itu, tapi karena saya takut jadinya ya g tak tambahi lagi. Motor yang saya tes ini memang berat, makanya ketika saya naiki dijalan terasa mantap. Duh... kayaknya pembahasannya g bagus, wajar karena saya orang biasa.
Setelah saya selesai tes ride, saya disuruh mengisi formulir untuk kupon undian dan angket. Selesai sudah prosesnya, saya pulang. Ups... saya juga kesana menggunakan motor yang sama tapi tahunnya beda, jadi rasanya ya jelas beda. Ini penampakan kemaren ketika saya test ride motor Bajaj Pulsar berhadiah Nissan Juke.
Kamis, 24 Mei 2012
Penolakan Konser Lady Gaga di Indonesia
Selain itu Perlu diketahui, ternyata nama Gaga bermakna “kekosongan pikiran, kekacauan, bebas tata nilai dan agama”. Kekosongan pikiran yang bebas dan tata nilai dan agama inilah, yang ingin disebarkan kepada remaja kita, sehingga mudah dipengaruhi, dibentuk, serta digantikan oleh faham-faham sesat. Kita bisa melihat dari larisnya tiket yang dijual, padahal harga tiketnya tidak murah. Dengan harga tiket Rp. 465.000 sampai 2.250.000 (bahkan dinaikkan lagi), rakyat Indonesia masih mampu membeli 50.000 tiket. Hal ini sangat ironis ketika saya sendiri mengingat bagaimana rakyat Indonesia menolak kenaikan harga BBM pada bulan-bulan yang lalu. Atau bayangkan saja bagaimana rakyat Indonesia yang lain yang masih susah untuk mencari air bersih.
Lucunya permasalahan konser Lady Gaga ini sampai pada pembahasan di DPR RI. Parahnya lagi Dubes Amerika Serikat (AS) Scott Marciel mengirim tim keamanan ke Polri guna membahas keamanan konser Lady Gaga serta mendatangi DPR RI membahas persoaln tersebut. Utusan dari Amerika ini berusaha menjelaskan kepada rakyat Indonesia bahwa Lady Gaga merupakan ikon yang menunjukkan kebebasan berekspresi. Mereka memberikan keputusan sepenuhnya kepada rakyat Indonesia agar tidak melihat dari sekelompok masyarakat yang menolaknya. Kalau menurut saya sendiri ini adalah intervensi yang sangat ironis dari Amerika kepada pemerintah kita.
Pemerintah Indonesia harus bisa mengambil langkah tegas, jangan sampai keputusan yang diambil mencederai kehormatan Indonesia sebagai negara yang mayoritas rakyatnya beragama Islam. Apalagi ternyata konser Lady Gaga ini belum mendapatkan izin padahal tiket sudah terjual semua. Pihak Promotor seolah memaksa pemerintah dan rakyat Indonesia untuk menerima konser Lady Gaga di Indonesia. Bagi saya sendiri, Konser Lady Gaga tidak pantas diadakan di Indonesia, seperti yang dikatakan oleh Mendikbud mending kalau mau mengadakan konser, datangkan saja artis yang tidak kontroversial.
sumber : http://www.voa-islam.com
Selasa, 22 Mei 2012
UMY Siap Menjadi Tuan Rumah PIMNAS 25
Eits... tujuan PIMNAS apaan sih?
PIMNAS dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa, mengembangkan komunikasi ilmiah, memacu dan membudayakan kreativitas dan penalaran dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks). Dengan hal itulah maka mahasiswa belajar untuk berkomunikasi efektif, kreatif selain juga ajang bergengsi untuk bersaing antar mahasiswa senusantara. Karena penilaian PIMNAS ini bukan dari kampusnya yang besar kemudian berkesempatan menjadi juara, akan tetapi dari tingkat kreatifitas masing-masing anggota dari kampus tersebut. Yach saya berdoa saja semoga perhelatan PIMNAS XXV di UMY ini akan berjalan dengan lancar dan masing-masing anggota yang lolos bersaing dengan menunjukkan kreatifitas yang bisa bermanfaat.
Ups... ada video khusus penyambutan PIMNAS 25 dari UMY.. cekidot
PIMNAS 25
Rabu, 16 Mei 2012
Roadshow Indonesia Mengajar oleh Anies Baswedan di UMY
Sejujurnya, saya iseng mengikuti seminar Indonesia Mengajar karena diajak oleh teman. Alasan klasik saya kala itu adalah bolos mata kuliah (biasa) dan ingin mendapatkan sertifikat plus snack :D. Sejujurnya juga, itu adalah pertama kalinya saya mengikuti seminar sepanjan hampir satu tahu saya kuliah di kampus ini. Bukan karena malas, akan tetapi karena saya tidak mempunyai waktu luang yang banyak lagi selain kuliah sembari bekerja part time.
Lumayanlah, mendapatkan sebuah buku catatan kecil, pulpen, dan snack. Begitu memasuki ruangan yang sudah cukup padat, akhirnya, saya dan 4 orang teman saya mendapatkan tempat duduk di paling belakang. Mengecewakan memang, karena harapan saya, saya bisa mendapatkan tempat duduk di yang terdepan, saking antusiasnya saya mengikuti seminar tersebut yang kebetulan sesuai dengan subject yang saya ambil sekarang ini, Pendidikan Bahasa Inggris, (calon guru nih, amin :p)
Seperti biasa, Indonesia, segala sesuatu kegiatan, pasti ngaret dan tidak on-time dari waktu yang sudah dijadwal. Entah karena si narasumber begitu sibuk, masalah transportasi, atau narasumber memang suka ngaret (rasanya tidak mungkin ya). Untungnya, ada penyanyi cantik dan ganteng yang saya perkirakan, mereka juga mahasiswa UMY. Sayangnya saya lupa lagu apa yang mereka nyanyikan :s *pikunan*
Kira-kira jam 2-an pak Anies datang. Tidak lupa, sebelum acara dimulai, beberapa pembukaan dari ketua panitia, ketua BEM, perwakilan rektor UMY, dan segala sambutan-sambutan tetek bengek lainnya. Kemudian acara pembukaan juga dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Sejujurnya, sudah hampir 3 tahun saya tidak menyanyikan lagu tersebut, terakhir kali ketika saya duduk di SMA dan saya lulus SMA tahun 2009. Ada perasaan 'rindu' di dalam relung hati saya akan lagu ini, apalagi ditambah dengan setting dan suasana seminar dalam rangka mencerdaskan bangsa seperti ini. Rasanya, rasa nasionalisme saya semakin bertambah :')
Kemudian, pak Anies Baswedan membuka seminar. Beliau menjelaskan beberapa masalah pendidikan di Indonesia.
Kamis, 10 Mei 2012
Parkir Khusus Sepeda di Kampus
Sebuah kegembiraan bagi saya karena akhirnya saya bisa merasakan juga SEGIMASKUL. Eits, masih ingat g segimaskul tuh apa? Segimaskul itu Sepeda untuk pergi ke Masjid dan Kuliah yang diberikan oleh pihak kampus kepada mahasiswa UMY sebagai sarana untuk mendukung terciptanya Go Green Campus. Segimaskul memang hanya salah satunya saja selain gerakan mendukung penghijauan itu. Hlo kok penghijauan sih, yach pokoknya Go Green lah. he he. Selain diadakannya segimaskul juga adanya penanaman pohon di internal dan eksternal kampus, juga diberlakukannya kampus bebas asap rokok. Subhanallah, UMY memang keren, semoga ini tidak hanya hangat dipermulaan saja, tapi bisa berjalan secara terus-menerus. Eh malah ngelantur, Sebenarnya saya ingin mengungkapkan kegembiraan karena akhirnya mendapat pinjaman SEGIMASKUL itu, tapi apa yang terjadi? Saya bingung harus memarkinkan SEGIMASKUL itu dimana karena ternyata adanya hanya parkir mobil sama parkir motor. Sebenarnya bisa juga sih saya parkir di parkiran motor, tapi...
Sebenarnya jika ada parkir khusus sepeda saya kira akan lebih bagus pemandangannya dan pengguna sepeda diperhatikan. Beda dengan sekarang yang parkir sepedanya tidak jelas, akhirnya banyak mahasiswa-mahasiswi yang menggunakan sepeda akhirnya parkirnya sembarangan. Selain keamanannya kurang, ini juga tidak sedap dipandang plus bisa juga nantinya pengguna sepeda akan semakin bertambah. Semoga saja ya....
Selasa, 08 Mei 2012
Kartini dan Emansipasi Wanita
Akan tetapi, bagaimana sih sejarah beliau, bagaimana dan upaya apa saja yang beliau lakukan untuk negeri ini? Mengapa dan apa alasan beliau bersikeras bahwa kedudukan wanita dan pria patut untuk disejajarkan? Rasanya terlalu banyak pertanyaan di dalam kepala saya, sehingga menggugah saya untuk segera browsing semua tentang Kartini. Hmmmm so amazing stories, isn't it? Sosok perempuan yang sukses membuat saya sangat envy dan ingin menjadi seperti beliau.
Oke singkat cerita (kalau mau tahu yang lebih panjang, silahkan cek di wikipedia)
Kartini adalah seorang anak priyayi, keturunan bangsawan jawa, putri dari Bupati Jepara. Kartini adalah seorang anak dari keluarga broken home karena ayahnya berpoligami. Kala itu Kartini bisa mengenyam pendidikan hingga umur 12 tahun, karena menurut adatnya, seorang gadis di usia 12 tahun sudah bisa dipingit dan tidak diperbolehkan keluar/beraktifitas di luar rumah.Kartini sangat mahir dalam berbahasa Belanda dan ia mempunyai seorang sahabat pena yang merupakan orang Belanda, yaitu Rosa Abendanon. Kartini banyak membaca buku-buku, majalah, dan koran-koran berbahasa Belanda yang membuka matanya akan dunia yang luas, terutama dunia Eropa.
Kartini begitu kagum akan pemikiran-pemikiran maju para wanita eropa dan hatinya tergugah untuk memajukan kehidupan perempuan pribumi khususnya wanita jawa yang berada pada status sosial yang begitu rendah. Kartini banyak berkirim surat kepada sahabat penanya, mengungkapkan kegelisahan dan kegundahan hatinya akan kekangan-kekangan adat istiadat jawa yang begitu membatasi ruang gerak wanita. Karena, kala itu tugas wanita hanyalah sebagai ibu, mengurus anak dan dapur. Selain itu, takdir wanita jawa hanyalah dipingit, dijodohkan oleh orang tua, dan harus bersedia dimadu, tidak bisa berkarya, berpendapat, bahkan belajar dan tidak boleh lebih pintar dari suaminya. Dia juga mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan poligami, dengan adat jawa yang menjadikan hukum Islam tentang poligami sebagai senjata kuat untuk beristri semaunya. Dari beberapa surat-suratnya yang dikirimkan kepada majalah wanita Belanda,De Hollandsche Lelie, dia banyak menaruh perhatian agar wanita memperoleh kebebasan dalam berkarya, berotonomi, dan persamaan hukum yang lebih luas. Namun, kedekatan Kartini dengan wanita-wanita eropa tersebut memberikan ruang kepada mereka dalam melaksanankan kristenisasi terhadap Kartini.
Akibat kejadian tersebutlah, berdasarkan surat-surat terakhir Kartini sebelum ia wafat, banyak mengulang kalimat 'Door Duisternis Tot Licht' yang sekarang kita kenal dengan kalimat 'Habis Gelap Terbitlah Terang'. Kartini menuliskan kata=kata tersebut setelah terinspirasi dari potongan ayat Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 257, yang berbunyi minadz-dzulumati ilannur yang artinya 'dari gelap menuju cahaya'. Kartini yang mempunyai rasa ingin tahu yang besar, mendapatkan ilmu tersebut dari hasil bergurunya pada Kyai Sholeh Darat yang berasal dari Semarang. Beliau banyak belajar Al Qur'an beserta terjemahannnya, karena belaiau merasa canggung jika belajar Al Qur'an, menghafalkannya tanpa mengetahui arti dan maknanya.
Hal inilah yang kemudian menjadi titik balik perubahan hidup Kartini yang semula gelap (mencintai budaya kebarat-baratan) dan menganggap agama adalah penyebab keterbatasannya dalam bergerak dan berkarya, kemudian menjadi terang setelah mempelajari dan mendalami Al Qur'an secara mendalam.
Mengutip surat Kartini di hari-hari terkahir masa penceraannya, “Sudah lewat masanya. Tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sendiri mulia? …” surat Kartini pada Ny. Abendanon, 27 Oktober 1902.
Emansipasi Wanita yang Salah Kaprah
Teman-teman yang saya cintai, dari sejarah singkat yang saya jelaskan di atas, kita bisa melihat dan mengerti bahwa Kartini banyak mengalami peristiwa-peristiwa hebat di dalam hidupnya. Perjalanan kedewasaan dan menuju jati diri beliau banyak memberikan pandangan-pandangan baru tentang kecintaannya terhadap agamanya.
Emansipasi wanita yang masyarakat Indonesia tahu pada umumnya adalah beliau perjuangkan sebelumnya adalah kesetaraan yang sama antara wanita dan pria dalam semua hal. Padahal, menurut kutipan surat beliau kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902, mematahkan pendapat secara umum tentang emansipasi wanita. “Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi, karena kami yakin pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.”
Dari surat tersebut, bisa kita pahami bahwa, Kartini memperjuangkan pendidikan bagi wanita. Pendidikan bagi wanita merupakan hal yang sangat penting agar para wanita bisa melakukan tugas-tugasnya sebagai istri, ibu, secara cerdas, sehingga bisa melahirkan anak-anak bangsa yang berkualitas dalam rangka memajukan bangsa ini. Bukan emansipasi yang menuntut agar wanita bisa menyaingi lelaki dan menyalahi kodrat sebagai wanita seperti juga yang sudah diatur oleh agama. Bukan emansipasi yang 'kebablasan' bagi wanita.
So, teman-teman, berdasarkan hal tersebut di atas, semoga kita semua benar-benar memahami dan melaksanakan emansipasi wanita dengan sebaik-baiknya. Terima Kasih :)
Minggu, 06 Mei 2012
Konser Secondhand Serenade di Sportorium UMY
Sudah hampir 5 tahun saya ngefans sama Secondhand Serenade. Lagu mereka yang pertama kali saya dengar adalah Vulnerable. Kemudian Your Call dan Fall For You. Meskipun sempat ada beberapa band lain yang saya sukai seperti Avenged Sevenfold, Paramore, Boys Like Girls, dll tetapi mereka adalah band luar pertama yang membuat saya mulai jatuh cinta pada musik-musik luar negeri terutama lagu-lagu berbahasa Inggris. Pada waktu itu saya duduk di kelas 1 SMA dan itulah awal mula saya menyukai lagu-lagu mancanegara, dari lagu-lagu Secondhand Serenade tersebut. Selain lagunya yang sangat enak didengar, liriknya juga mudah dihafalkan dan dipahami. Tentunya, romantis-romantis juga lagunya (maklum, pada kala itu saya masih anak ababil, abege labil, yang sedang puber :p). Menyedihkan buat saya adalah ketika I can't join their party, saya tidak bisa melihat aksi mereka secara langsung di panggung, padahal mereka konser di kampus kita tercinta ini, dan HTM nya terbilang cukup murah, 250 ribu saja. Apa daya, maklum, anak kos-an, angka segitu lumayan besar dan sudah bisa untuk makan 2 minggu :p
Rasa penasaran saya semakin membesar, menggerakkan tangan saya untuk browsing, mencari berbagai informasi tentang pelaksanaan konser Secondhand Serenade tadi malam. Juga mewawancarai (paksa) teman saya, bernama kak Ria (@purnamasaria on twitter), mahasiswi UPN yang sangat beruntung *envy* bisa melihat aksi mereka langsung dari Festival A.
Sebelumnya saya mau pamer dulu soal venue dan poster mereka nih:D
[caption id="attachment_50" align="aligncenter" width="636" caption="Venue dan HTM"]
Menurut info dari kak Ria, lagu pertama yang mereka bawakan adalah Your Call, kemudian Awake, dan lagu-lagu lainnya. Ada sekitar 20 lagu yang mereka bawakan malam tadi. Dimulai sekitar jam 08.30 pm sampai 10.30 pm. Berikut adalah beberapa foto kak Ria yang saya ambil (paksa juga) *justkidd dari beliau. Maaf kalo low quality, karena cuma dari kamera handphone biasa. Yang setidaknya bisa mengurangi rasa penasaran kalian tentang bagaimana sih keadaan tadi malam :D
[caption id="attachment_51" align="aligncenter" width="600" caption="tatanan panggung di Sportorium"]
[caption id="attachment_52" align="aligncenter" width="600" caption="Mas John lagi akustikan"]
[caption id="attachment_54" align="aligncenter" width="600" caption="Secondhand Serenade"]
[caption id="attachment_55" align="aligncenter" width="600" caption="the last, they said Good Bye Jogjaaaa :("]
Sabtu, 05 Mei 2012
Website PIMNAS UMY 2012
Terhitung, sudah lebih dari 10 kali saya membuka website PIMNAS 2012. Sejujurnya, itu begitu mengecewakan karena saya baru melihat dua postingan saja. Satu postingan awal merupakan semacam kata sambutan atas terselenggaranya PIMNAS 2012 di kampus tercinta UMY ini. Postingan kedua adalah postingan yang menurut saya out of the theme dari website PIMNAS tersebut. Website PIMNAS 2012 yang diharapkan menjadi media dan sarana dalam mengakses informasi tentang pelaksanaan PIMNAS UMY 2012 ternyata masih jauh dari kata standar. Padahal, website merupakan cara yang ampuh dan cepat dalam mensukseskan event PIMNAS 2012 ini. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa perkembangan internet sangat pesat dan canggih dimana informasi apapun dapat kita akses di mana saja, kapan saja, dan oleh siapapun di dunia ini.
[caption id="attachment_47" align="aligncenter" width="594" caption="Baru terdapat 2 postingan"]
Kemudian saya menjadi penasaran dan mencoba googling website-website PIMNAS terdahulu, apakah lebih baik atau lebih bagus dari website PIMNAS 2012 ini. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mencari website PIMNAS 2010 ini. Informasi yang berhubungan dengan penyelenggaraan PIMNAS begitu lengkap di sini. Tampilan dan tema website juga sangat menarik, membuat visitor betah untuk berkunjung bahkan membaca semua postingan-postingannya sampai habis.
Ijinkan saya membahas website PIMNAS 2010 tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada admin website pimnas 2012. Sebagai seorang pengunjung website yang sedang mencari informasi selengkap-lengkapnya mengenai PIMNAS, website PIMNAS 2010 sangat lebih dari standar sebagai website resmi event PIMNAS 2010. Berbagai macam informasi bisa saya dapatkan di sana, mulai dari sejarah dan tujuan kegiatan PIMNAS yang selalu diadakan setiap tahun. Selain itu, saya juga bisa mengakses info tentang tema-tema apa saja yang diperlombakan, kegiatan apa saja yang akan berlangsung di PIMNAS, serta langkah-langkah mengikuti PIMNAS. Hal yang paling menguntungkan bagi universitas yang kedapatan menjadi tempat penyelenggaraan yaitu event ini bisa menjadi sarana dan media dalam promosi tentang universitas tersebut disamping promosi tentang kebudayaan dan obyek wisata daerah dimana universitas itu berdiri. Tidak lupa, website tersebut juga dilengkapi dengan foto-foto pra-event, ketika event berlangsung hingga pasca-event. Begitu juga informasi tentang biodata hingga judul-judul proposal para peserta PIMNAS dan para pemenangnya.
Begitulah sekiranya informasi-informasi yang sangat dibutuhkan para pembaca. Diharapkan sekali, website PIMNAS 2012 benar-benar bisa menjalankan fungsinya semaksimal mungkin dalam mengsukseskan PIMNAS 2012 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Yaitu dalam menyediakan informasi selengkap-lengkapnya dan sebanyak-banyaknya. Selain itu juga bisa menjadi tempat dan media yang menyalurkan beberapa ide-ide kreatif dari keluarga besar kampus dalam mempersiapkan, melaksanakan, dan menjaga pelaksanaan PIMNAS 2012 secara aman, tertib, dan sukses. Pastinya, suksesnya kegiatan ini juga membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, bukan hanya dari admin website nya saja, tetapi juga dari panitia, mahasiswa dan karyawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, juga masyarakat Jogja pada umumnya dalam menyambut kontingen-kontingen perwakilan daerah dari seluruh Indonesia.
Jumat, 04 Mei 2012
Kunjungan ke LP Cipinang
Di Dewan Dakwah kami diterima dengan hangat oleh pengurus yang ada disana, setelah memberikan sepatah dua patah kata, kami dijelaskan bagaimana Dewan Dakwah melaksanakan kegiatan dakwahnya dengan mengirimkan dai-dai ke berbagai pelosok nusantara. Bahkan ada yang mendapatkan jodoh di lokasi yang dijadikan tempat praktek dakwahnya, subhanallah. Tapi terrnyata memang nasib Jurusan Dakwah itu kurang diminati, kalau tidak percaya silahkan cek antara jurusan dakwah dengan jurusan yang lain pada suatu Universitas. Begitu juga nasih Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah yang dimiliki oleh Dewan Dakwah, minat untuk masuk pada Jurusan Dakwah sangat sedikit. Tapi walaupun sedikit, Isnya Allah kebutuhan masyarakat tidak terbatas.
Setelah kunjungan ke Dewan Dakwah, kami melanjutkan perjalanan menuju Lapas Kelas 1 Cipinang (LP Cipinang). Kami sempat kecewa karena ternyata surat yang dikirimkan tidak sampai tujuan ke LP Cipinang tapi masuk ke Dewan Dakwah. Akhirnya pihak panitia langsung menghubungi pihak LP Cipinang dan akhirnya kami diijinkan masuk ke LP Cipinang. Wow, sebuah keistimewaan menurut saya bisa masuk ke LP Cipinang karena tidak semua orang bisa masuk kesana. Sebelum masuk, KTP kami diminta dulu sebagai jaminan. Kemudian kami diberi tanda pengenal dan lengan kami distempel satu persatu. Menuju ruang pertemuan, pihak Lapas menerima kami dengan hangat dan memberitahukan misalnya suratnya datang lebih awal, pihak lapas bisa mendatangkan salah satu napi untuk diajak berdiskusi. Setelah dari ruang pertemuan, kami dipersilahkan melihat bagaimana pembinaan yang dilakukan oleh LP Cipinang kepada napi yang ada disana, ada napi yang sedang membatik, ada yang sedang menjahit, dll. Hebat-hebat sekali mereka, tapi sebenarnya saya merasa tidak tega melihat mereka ada disana, saya sendiri tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya misal saya berada disana semalam saja.
Perjalanan kami lanjutkan menuju Pantai Ancol. Aneh harusnya karena sebenarnya pantai di Jogja lebih cantik daripada pantai Ancol, yach tidak apa-apa. Saya sendiri memutuskan menuju Sea World untuk melihat aquarium raksasa. Tapi jujur saja sebenarnya pengen sekali masuk ke Dufan, tapi karena saya hanya memegang sedikit uang dan jelas sangat sayang sekali akhirnya impian masuk ke Dufan harus ditunda. Puas melihat ikan dan foto-foto di Sea World kami makan malam dan perjalanan pulang lagi ke Jogja. Sungguh hari yang indah dan tak mungkin terlupakan. Semoga suatu saat nanti bisa diberi kesempatan lagi untuk pergi ke Jakarta. Oh ya, sempat naik Bus Wara-wiri di Ancol malah muter-muter saja karena g paham ternyata ada dua jalur.
PIMNAS 2012
Sejujurnya, PIMNAS adalah istilah yang asing bagi saya sebagai mahasiswa semester 2 di kampus tercinta ini. Setelah searching-searching, googling-googling, akhirnya saya menemukan arti dan maksud dari sebuah kata yang akhir-akhir ini jadi HOT ISSUE oleh teman-teman seperjuangan. Insya Allah tulisan saya berikut ini merupakan hasil input (membaca website dan blog) kemudian saya output kembali menggunakan bahasa yang bisa lebih mudah dipahami oleh teman-teman sekalian, terutama para mahasiswa tahun pertama di kampus tercinta ini. Happy reading :)
APAKAH PIMNAS ITU?
PIMNAS adalah singkatan dari Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional dan rencananya, PIMNAS 2012 yang akan diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini adalah PIMNAS yang ke-XXV. Bisa dibilang, PIMNAS adalah semacam kompetensi bergengsi dimana seluruh mahasiswa-mahasiswa dari Sabang sampai Merauke dari berbagai macam jurusan, mulai jenjang D3 hingga S1 akan unjuk gigi, memamerkan, mempertunjukkan, karya-karya kreatif terbaik mereka. Nama baik universitas dan rasa gengsi sangat dipertaruhkan dalam kegiatan ini.
APA SAJA KEGIATAN PIMNAS ITU?
Karena PIMNAS merupakan kompetisi event, maka yang diperlombakan adalah proposal kegiatan yang dibuat oleh para mahasiswa dengan topik yang sudah ditentukan oleh panitia. Kegiatan tersebut tidak diharuskan berupa penelitian ilmiah. Kemudian, mahasiswa akan dibiayai oleh DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) sesuai dengan program kegiatan yang sudah dibuat sesuai dengan proposal yang sudah diajukan. Nantinya, mereka tetap akan dimintai pertanggung jawaban berupa laporan aktivitas dan hasil yang sudah bisa dicapai beserta laporan keuangan secara detail demi menghindari terjadinya penyalahgunaan dana yang ada.
APA SAJA TOPIK PROPOSAL PIMNAS 2012?
Rencananya ada 7 bidang PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) yang akan dilombakan pada PIMNAS tahun ini. Diantaranya adalah:
- PKM-P (PKM-Penelitian)
- PKP-T (PKM-Penerapan Teknologi)
- PKM-K (PKM-Kewirausahaan)
- PKM-M (PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat)
- PKM-AI (PKM-Artikel Ilmiah)
- PKM-GT (PKM-Gagasan Tertulis)
- PKM-KC (PKM-Karsa Cipta)
Penjelasannya adalah sebagai berikut:
- PKM-P (PKM-Penelitian)
PKM tersebut merupakan PKM yang berkonsentrasi pada sebuah penelitian, bisa merupakan penelitian sosial maupun ilmiah. Contohnya adalah (menurut saya, maaf kalau salah), "Pengaruh mitos-mitos masyarakat jawa dalam berkehidupan" atau "Dampak penggunaan air tampungan hujan bagi sistem sanitasi di daerah Bojonegoro"
- PKP-T (PKM-Penerapan Teknologi)
PKM ini mengusung suatu program bantuan teknologi bisa berupa sistem (mesin, model, pengolahan limbah, dll) atau manajemen (pembukuan, administrasi, pemasaran) tertentu yang harus bisa membantu atau bekerja sama dengan usaha-usaha mikro kelas menengah ke bawah. Tentunya dalam menjalankan program ini harus menggandeng partner usaha yang dijalankan oleh masyarakat dan tentunya juga akan mendapatkan bantuan.
- PKM-K (PKM-Kewirausahaan)
PKM yang satu ini sangat cocok bagi yang berjiwa bisnis, ambisius, tak takut rugi, dan pekerja keras. PKM ini sangat berorientasi pada profit dan komoditi yang ditawarkan oleh peserta, bisa merupaka jasa atau barang. Di dalam PKM ini, peserta merupakan penggerak utama usaha tersebut tanpa harus mencari mitra seperti pada PKM-T.
- PKM-M (PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat)
Kerja sama dengan masyarakat merupakan sesuatu yang paling ditonjolkan dalam hal ini. Dalam membantu meningkatkan kuualitas hidup masyarakat, para peserta dituntut untuk membuat menjalankan program-program kemasyarakatan. Contohnya adalah memberantas buta huruf, mengadakan berbagai macam penyuluhan-penyuluhan, dll.
- PKM-AI (PKM-Artikel Ilmiah)
PKM ini merupakan program penulisan artikel-artikel ilmiah dalam bidang pendidikan, kedokteran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat yang sebelumnya pernah dilakukan oleh mahasiswa secara mandiri (misalnya KKN, studi kasus, dll). PKM yang satu ini sangat berbeda dibandingkan dengan yang lainnya, karena proposalnya hanya akan diseleksi di DIKTI dan tidak perlu mempersentasikannya di PIMNAS. Jika lolos, maka akan dipublikasikan sebagai jurnal ilmiah yang terakreditasi,
- PKM-GT (PKM-Gagasan Tertulis)
Yang membedakan PKM ini adalah, PKM ini merupakan murni gagasan tertulis. Para peserta menuangkan ide-ide yang cerdas, kritis, dan realistis terhadap isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat saat ini dan dituangkan dalam sebuah artikel. Oleh sebab itu, PKM ini adalah satu-satunya PKM yang tidak mendapatkan kucuran dana dari DIKTI karena masih tertahan pada tahap ide dan tidak masuk dalam tahap realisasi.
- PKM-KC (PKM-Karsa Cipta)
Inti dari PKM ini adalah 'penciptaan' yang bersumber dari ide-ide kreatif para mahasiswa yang dapat berupa model, sistem, dll.
APA SAJA TAHAPAN MENGIKUTI PIMNAS?
- Pengajuan proposal. Sesuai dengan bidang yang diminati ke DIKTI, dilengkapi dengan anggaran pelaksanaannya dan pastikan proposal yang diajukan sesuai dengan format yang tertera pada panduan. Kemudian proposal kita akan melalu tahap penyeleksian.
- Pendanaan oleh DIKTI (Kecuali PKM-GT dan PKM-AI). Setelah empat-bulan pelaksanaan kegiatan tersebut, kemudian DIKTI akan melakukan MonEv “Monitoring dan Evaluasi". Kita akan dimintai pertanggungjawaban soal penggunaan uang, apakah tepat sasaran atau tidak.
- Presentasi. Pada tahap inilah pertandingan yang sebenarnya dimulai. Yaitu, kita beradu mempresentasikan PKM dengan mahasiswa-mahasiswa dari universitas lain untuk merebut medali emas, perak, dan perunggu.
Universitas dengan perolehan poin medali terbanyak lah yang akan dinobatkan menjadi “Juara Umum PIMNAS”.
Bagaimana teman-teman? Apakah kalian berminat mengikuti PIMNAS tahun ini yang rencananya akan diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta? :)
Kamis, 19 April 2012
Selasa, 17 April 2012
Interview with foreign tourist in Malioboro Mall
Their name were Tam and Smike. Tam was a woman and Smike was a man. They came from Canada but Tam lived in Toronto and Smike lived in Holliwood. They were bestfriend. When we were chatting, they just arrived in Jogja about 2 hours ago when we was chatting with them. After they had finished the journey in Jakarta, they went here so they had not visited the tourism places in Jogja. The next day they would visit Borobudur Temple and Keraton Palace. In jogja they stayed in Hotel Santika. They would spend the holiday in Indonesia for 1 month. The next place were Bali and Lombok. Tam and Smike had married but they didn't have children so they were free. Their hobby were traveling but Smike had another hobby, that was cooking. Smike could cook Malaysian food, Chinese food, and Japanese food. Besides Indonesia, they had ever visited another countries such as Thailand, Japan, and Malaysia. We asked them why they didn't use a guide and they answered that they want to tried new experience. They had searched the information about Indonesia by internet and read some books about Indonesia so they slashed to had journey in here. Then, their favorite movie is Eat Pray Love that shooting location in Bali so they want to get there. At the end of chat, we hope they enjoyed the vacation in Indonesia and could go back here to travel another places in Indonesia.
Exactly, I was nervous to interview them. In the beginning of conversation, I told them that my English wasn't good but they said that it wasn't problem. Sometimes we laughed together. They were friendly and they were nice. We really enjoyed the interview. Hopefully we could meet again.
Descriptive Text - Glagah Beach Yogyakarta
You can party, bathe, play or relax on the beach. The ambience is tranquil except on the Sundays when crowds of local people as well as the tourists flock at the beach. The beach also has seafood stalls around it where you can get fresh fishes and other tasty seafood. There are ample of options for entertaining yourself at the beach. Also, you can visit the other nearby beaches.
The Glagah Beach is also the venue where the local fishermen gather to present ceremonial offering to the sea. They do so to propitiate God and also express their gratitude for their good luck at sea. This takes place in every Suryo Month that is the first month of the local calendar. The festival is known as Labuhan.
There are lots of things to see after you finish exploring the Glagah Beach. The Kiskendo cave is one among the many caves found in the Kulonprogo regency. The cave is almost 700 meters above the sea level. Also you can explore the various other parts of the beautiful Menoreh Mountain. There is also the Sendangsono that is on the slope of the Menoreh Mountain range. This word means, "Spring under a sono tree" and the place is an important religious destination for the Catholics. The pilgrimage takes place usually in the months of May and October.
Time Management
Only with use the time, we can know, what are the kind of we? Successful or unsuccessful person? What are the method to manage our time?
- Unsuccessful person
- The person who disappointed and aware about it later.
- They easier to tasty the failure and the regret furthermore fight to get a success.
- Successful person
- Available to make something that useful. For them, if now can, not necessary to wait later.
- Their time in use to do the things that difference from another person. (Amlan, 2009)
Everyone will meet time problem. We will never can change back time. Make them faster or shorter. So, what must we do? We just need some methods to manage time. We should know about time management. How to fill the time that we have. (Ivan, 2009)
One of the best lessons that anyone can learn in life is how to use time wisely- William A. Irwin -
Realize time is important. Time is Money. Time is precious. Maybe there are some things that we want to do in this life. How to manage them? There are 3 things that we must have. They are Goal, Plan, and Action.
First, GOAL. What's your destination in your life? Why do you want to get them? Everybody maybe will answer it different. But everyone must have a goal in their life. This is important, because there are many people that don't know why they lived, what are their purpose. Life only as adventure or as routines. Although life is a trip that need to planed by us. If you haven't plan, take a time to think about it. If you need, looking for someone who can guide you. This is Important Step. Don't feel sorry later when you get old, “Why I was not manage my life since young?”, “Why my life like this?” Of course, it always come late.
After we know what we want to get in this life (this is for long time goal), we can continue with make some plans or targets for short time as steps for the final goal. Target for 5 years later, target for this year, even target for tomorrow. Make target tune in your ability. You can write them in your book too.
Second, PLAN. " If you fail to plan, you plan to fail."This statement show us how the important is planning. If we have clear destination, so we can prepare steps and methods to get them. Some steps that we can do are...
- Set activities
Flashback our activities that we always do. Choose that we need to do and unneeded. Select them correctly. Don't forget to put in good rest and some refreshing activities. Use small notes to write them.
- Set priorities
Sometimes we still want to do things after we select our activities. We can do all, but the result is not good, even the most important can be ignored. Pour your caress to your priority. Stay focus.
Third, ACTION. Talk less do more. Discipline to keep doing what you've been sort in tone with your priority. Keep it simple. Don't spent the time to complicate something. Do it easy, so you will find the more time. Stay focus again. So you can arrived at finish line safely. (Hoctro, 2008)
One day, a man said, “Alas, the prophet Muhammad, actually, I have acceptall of Isl law. Because that, please give me important thing to my occuppany.” The prophet Muhammad answered, “ Wash your tongue with ‘zikir” (HR Tirmidzi and Ibnu Majah)
The best way to use the time is, lets do that. Throw away the laziness. The will and mind must be united to do the real action, not only words. The point is "Do what you write, and write down what you do". All of them done in a way. The best way to begin is begin them (Marie Edmund Jones) (Nanto, 2011)
Friends, lets contents the time with the easy thing. Something that we can do now, small thing that we can do early, and small thing that will be much because we do them consistently. Keep spirit
Bibliography
Amlan, I. (2009). Let's Update Your Life. Banguntapan Yogyakarta: Garailmu.
Hoctro. (2008, September 08). Serambi Kita. Retrieved October 05, 2011, from Tips Manajemen Waktu Sederhana: (http://serambi-kita.blogspot.com/2008/01/tips-manajemen-waktu-sederhana.html
Ivan. (2009, January 01). Strategi di Kampus Management. Retrieved October 05, 2011, from SSDK: http://ssdk.itb.ac.id/?p=98
Nanto, K. (2011, March 17). Warta Warga. Retrieved October 05, 2011, from Tips Manajemen Waktu: (http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/tips-manajemen-waktu/
Senin, 16 April 2012
Research Essay - Moral Lessons from Football
First, the most important thing in football is good cooperation between the players and also with the coach. In football there is a called core players, back up players, and coaches who have duties and the functions so that trust in their respective roles are very important here. The main target in football is produce goal. To produce a goal would not be play alone, dribbling from the defense itself up until the in front of the wicket and to deceive the keeper. If this strategy is taken, a physical condition will be quickly exhausted and teamwork does not work optimally so it need the cooperation between the players in carrying out their functions. According to “Johan Cruyff (spiritual teacher in Barcelona)” that Champion is one thing, the important thing. However, performing with your own style making people to imitate and admire you. That's the greatest gift. Managing sense of selfishness is very important in football because when there is a goal is created, it's is not goal scorer, but it is a team goal. No individual victory, only victory of the team. Use all the players from the starting quarterback, winger, until the striker is the optimal strategy in creating goals. Offensive pattern is certainly more interesting to watch than defensive. All players apply strategies pick up the ball, rather than waiting for the ball, so all the players work and not only wait for feedback from the other players. The atmosphere of struggle, cooperation, and strategy is very pronounced when they do this thecnique. Then the football game will feel more attractive and provide the positive atmosphere for the players and the spectators no matter what the outcome.
Second, Sportivitas is the ethos of the sport, not only in football. Put it simply, the meaning of sportivitas is the lack of foul play, follow the rules. Sportivitas be provisions that distinguish real winner with the normal winner. "Sportivitas is the lifeblood of justice" Letto. Sportivitas is also important for fanatical fans of football clubs. There is nothing wrong of bigotry against one of the main football club. The support supporters by means of their own way to their favorite team are common in the world of football nationally and internationally. Fanaticism, enthusiasm and loyalty of the supporters in Indonesia can be said to be aligned with supporters in the international leagues. Even Franz Beckenbeuer was shocked look fanaticism, enthusiasm and loyalty of the supporters in Indonesia. We can see that Indonesia as a country in Southeast Asia has a great football atmosphere from the point of enthusiasm for football spectators at every events. Indonesia football atmosphere when seen in terms of the enthusiasm of spectators was very proud, but when seen in terms of mental and sportive atmosphere playing football in Indonesia is quite alarming. The mental "not ready to lose" also spread to supporters; some supporters in Indonesia sometimes excite their frustration by acting anarchists if their team lost at home. Fortunately there are still some supporters with big hearts, and have grown mentally as a supporter when his favorite team loses. They are more appreciated when his favorite team win or lose. It should to be acculturated, compared to cultivate unsporting actions such as the above. Moreover, we must obey the rules; accept umpire's decision even though sometimes the referee is often considered the guiltiest in the game though the decision could be properly. However, because public are less understand the rules, it often arises controversy. The defeat is only a consequence in the match but the defeat still a respectable thing when established on the common rules. We want to say congratulations on the winning one or the other teams and want to accept defeat because the consequence of actual results is tribute to the self dignity. Therefore, fair play must be spread as far as possible because the sportivitas should was not chitchat, even that philosophy should be used in any value of the life in order to educate ourselves.
The last lesson from football is about patriotism. In fact, football has been growing spirit of nationalism and patriotism of a nation. Observing the way a field star Fabregas show turned out to be a professional footballer who the main thing to develop is passion or the high patriots spirit to football itself. That's the true spirit of the fundamental forces to produce the highest achievements like the world field stars that scored many beautiful goals. Philip Anthony says, “When the game ended, I look all the players cried. Since that, I understood how much it meant to play for English because it is a form of loyalty and the totally to my country”. Defense spirit of a country like that is should be appreciated. At least, football can unite all the elements even though that is fighting. However, it would be much better if the spirit of patriotism which has shown the fans and football players remain embedded in heart and directed to another positive things. It's not only nationalism in a half day that ended when the circuit of football party has finished. So, the real action as a form of patriotism is very important in showing how much love for the nation and state.
For some people, sport is sport, and football is football. The connection between sports with things outside of sports is "inconsequential". But, like it or not, sports and of football has always been be associated with everything outside of sports and of football. Football can be a mirror of life for fans and players. This is the philosophy that quoted from the novel by Andrea Hirata, Sebelas Patriot (2011). “....save some money to buy a ticket for PSSI, shout the voice to PSSI until the long whistle is sounded is sincerely. The players head down to pray is a religion. Goalkeeper who embraces the wicket before match is a cultural. Many hundreds of cameras that target field is history. Father who brought his children to watch football is love. The students who rent public transportation, jostling the car to support the PSSI is patriotism. The score note on a giant electronic board that is stared with the feelings of pleasure or anxiety inexpressible is literature that has no equal. Being a football enthusiast means becoming part of the wonders civilization of human.” In conclusion, don't only be spectators who watch football, but also take positive values that contained in to our better life.
Review Text - Practical English Usage
This book is a practical references guide to all questions in English. Over of 600 points which are regularly cause problems for foreign students of English. Most of the points treat about grammar but there are also explanations of a certain number of common vocabulary problems. Another content of this book is numerous examples of natural spoken and written in British English with the illustrations of differences between British and American usage. Beside it, this book also has many illustrations of stylistic differences such as the differences between formal and informal usage and the differences between spoken and written language. With the examples of common mistakes, it will be most useful to a student who has made a mistake and wants to find out why it is wrong or a teacher who is looking for a clear explanation of a difficult point of grammar or vocabulary. In addition, every explanation is completed with the cross references between related entries. Furthemore, index at the back of this book will make you find the points that you need quickly.
In essentials, this book is good reference book for intermediate and advanced students and for teachers of English. Being a reference book, it contains information distinctly at various levels, ranging from relatively simple points to advance problems. On the other hand, this book is not a systematic course in English grammar therefore students should consult the other book for a systematically organized account of the whole of English grammar. It is because this book gives explanations of individual points usage but does not show how the separate points ‘fit together’. Nevertheless, Practical English Usage is much recommended for all learners and teachers who need a guide book in the learning and teaching process seriously and deeply.
Michael Swan, Published by Oxford University Press, 1995, 658 pages.
Narative Text - My Funny Story
Last year, he went to Jogja alone and he called my father to take him in railway station. It was staggered me because Mr. Harto whom I knew didn’t like to stayed in simple place like my home but it wasn’t problem for him. Long time I didn’t see him and he looked older and more senile.
The lamp in the toilet in my home was off. One day, I have an urgent to throw out my feces and I need toilet but there is Mr. Harto. I had waited it for a long time and finally he went out from there. After I finished it, I want to pour the closet but I see hidden that it could not clean perfectly. Then, I asked my mother to look for the lamp and I turned on the lamp. After that I shocked because I saw Mr.Harto’s wallet in the hole of closet which mingled with my feces. I could not stop laughing silently with my mother because we felt not comfortable if Mr.Harto knew that his wallet in the hole.
Exactly, I felt disgusted but I shall take the wallet out use the wood while I closed my nose. Then, I cleaned it use the water and the shoap. My mother took out all content of the wallet and dry them with the fan and iron. After that, I asked my mother to bring the wallet back to Mr.Harto because I had not braveness. She lied to my uncle and said that she found it near the door of the toilet because we think it was not good matter to be said. Then, Mr. Harto fittingly knew there was strange thing in his wallet. He asked my mother why he smelled unpleasant in his wallet. Finally my mother could not hold it and she told him what happened with his wallet. Of course, all of us laughed out loud. There was not angry on my uncle’s face moreover he looks so happy and do released laugh so I didn’t worry about it.
This incident gave me a message that better to check the closet before use it. Exactly, the lamp or the lighting was very important for the toilet. That was my funniest experience in my life and I would never forget it. It was really absurd moment for my family.